BATAM – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, bersama Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, menggelorakan pentingnya kemandirian media siber dalam membangun kedaulatan digital nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Training Center (TC) Pengurus SMSI Kepulauan Riau yang digelar di Batam, Jumat (27/2/2026).
Firdaus menegaskan bahwa era digital menuntut media siber untuk tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan informasi bangsa. Menurutnya, kemandirian media menjadi kunci agar industri pers nasional tidak bergantung pada platform asing, baik dari sisi distribusi konten maupun monetisasi.
“Media siber harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri, memperkuat ekosistem digital nasional, dan menjaga marwah jurnalistik yang profesional serta berintegritas,” ujar Firdaus di hadapan para pengurus SMSI se-Kepulauan Riau.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi teknologi, serta kolaborasi antaranggota menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan disrupsi digital yang semakin kompleks.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar menekankan pentingnya soliditas organisasi dalam mendorong transformasi digital yang berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa Training Center ini merupakan bagian dari upaya SMSI dalam meningkatkan kompetensi pengurus daerah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
“Pengurus SMSI di daerah harus menjadi motor penggerak kemajuan media siber yang sehat, profesional, dan berdaya saing. Kedaulatan digital tidak bisa dicapai tanpa kesiapan organisasi dan kualitas SDM yang mumpuni,” kata Makali Kumar.
Kegiatan Training Center (TC) tersebut diikuti oleh jajaran pengurus SMSI Kepulauan Riau dan menghadirkan berbagai materi strategis terkait manajemen organisasi, penguatan bisnis media, serta pemanfaatan teknologi digital.
Training Center dijadwalkan berakhir pada Sabtu (28/2/2026), dengan harapan seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pengelolaan media siber di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat peran SMSI dalam membangun kedaulatan digital Indonesia.***




















